Persalinan merupakan sebuah momen besar yang dialami seorang ibu baik secara fisik maupun secara psikis. Setelah proses persalinan tubuh ibu akan mengalami banyak perubahan yang kadang membuat ibu tidak nyaman, seperti perubahan pada payudara yang membesar dan mudah bengkak bila ASI tidak dikeluarkan, sampai masa masa nifas dimana masih keluar dari dari jalan lahir. Bahkan perubahan tersebut juga meliputi kondisi psikis ibu akibat perubahan hormonal dan perubahan lingkungan sehingga ibu akan lebih rentan mengalami depresi. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk mempersiapkan persalinan supaya mendapatkan kondisi yang optimal bagi ibu dan bayi. Persiapan yang bisa ibu lakukan antara lain
Kondisi Kehamilan
Mendekati usia cukup bulan (37-38 minggu) Ibu akan diminta untuk kontrol dengan pengawasan ketat, biasanya dilakukan setiap 1 minggu sekali untuk mengetahui apakah terdapat perubahan kondisi yang perlu memerlukan tindakan segera. Kondisi tersebut perlu dipantau oleh bidan dan dokter spesialis kandungan. Di rumah ibu juga perlu memantau gerakan janin, apakah terdapat mulas, keluar air air dari jalan lahir atau lendir darah yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dan penanganan secepatnya. Jangan sampai kehamilan ibu yang sudah dirawat dengan baik sampai usia cukup bulan, memberikan luaran yang buruk karena kondisi mendekati persalinan.
Metode dan Tempat Persalinan
Di usia kehamilan 34-36 minggu, ibu sudah harus berdiskusi dengan dokter spesialis kandungan mengenai metode persalinan apa yang tepat bagi ibu. Ibu juga sebaiknya tidak berpindah pindah Dokter atau tempat kontrol kehamilan mendekati usia 34-36 minggu karena hal tersebut akan mempersulit Dokter untuk memantau kondisi ibu. Agar tidak mempersulit ibu bila terjadi kondisi darurat, ibu perlu menentukan rumah sakit mana yang akan ibu pilih bila hal hal darurat terjadi dan rumah sakit tersebut sebaiknya sudah pernah ibu kunjungi sebelumnya saat kontrol masa kehamilan.
Pilihan Kontrasepsi
Kontrasepsi sering kali menjadi hal yang sering dilupakan oleh para orangtua saat mendekati persalinan. Sebaiknya pilihan kontrasepsi sudah ditentukan sejak mendekati masa persalinan. Ibu perlu menjarangkan kehamilan dengan kehamilan selanjutnya untuk memberikan asuhan yang terbaik bagi sang bayi. Ada beberapa kontrasepsi yang bisa langsung diberikan saat ibu bersalin seperti IUD yang dimasukan setelah plasenta lahir atau kontrasepsi mantap (steril) yang bisa dikerjakan bila ibu dilakukan operasi sesar.
Kesehatan Mental
Kembali lagi pada permasalahan yang sering diabaikan oleh para ibu. Persalinan bukanlah satu hal kecil yang bisa dilalui begitu saja. Kesehatan mental ibu bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu sendiri melainkan menjadi tanggung jawab besar orang orang di sekeliling ibu, yaitu suami, dan lingkungan tempat ibu tinggal. Ibu perlu memahami kondisi-kondisi apa saja yang membuat ibu tidak nyaman selama dan setelah proses persalinan. Tidak perlu malu untuk mengutarakannya karena kesehatan mental ibu sangat penting. Kondisi hormonal yang berubah pasca bersalinan sering menimbulkan gejala baby-blues hingga depresi post partum.
Barang-Barang, Nutrisi, Keuangan hingga Asuransi Kesehatan
Selain hal-hal fundamental yang telat disebutkan di atas, masih banyak yang perlu dipersiapkan. Ibu perlu menyiapkan dalam satu tas khusus barang barang yang harus dibawa saat bersalin agar tidak merepotkan dalam kondisi gawat darurat. Tas tersebut berisi barang keperluan, bayi, ibu dan bapak yang dibawa ke rumah sakit.
Nutrisi ibu juga perlu diperbaiki, makanan dengan protein tinggi seperti ikan, udang dan daging sangat dibutuhkan mendekati persalinan ibu karena akan membantu dalam proses penyembuhan. Selain itu multivitamin selama ibu hamil masih sangat perlu diteruskan hingga masa menyusui karena kebutuhan nutrisi saat menyusui ternyata lebih besar dibandingkan saat ibu masih hamil.
Hal lain yang perlu dipersiapkan antara lain keuangan dan asuransi Kesehatan. Ibu tidak perlu takut karena BPJS Kesehatan menanggung proses persalinan sesuai indikasi. Ibu perlu memastikan apakah BPJS Kesehatan ibu sudah aktif agar mempermudah ibu saat persalinan nanti.
Kembali lagi, persalinan merupakan kondisi perubahan paling besar yang dialami oleh tubuh seorang ibu. Persiapan yang baik akan memberikan luaran optimal untuk ibu dan bayi. Selamat mempersiapkan persalinan untuk para ibu hebat.